Karhutla Kalbar Makin Mengkhawatirkan, Asap Mulai Jalan-Jalan ke Sarawak
PONTIANAK – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) kembali menjadi perhatian di Kalimantan Barat. Memasuki puncak musim kemarau pada Agustus, jumlah titik panas di wilayah Kalbar mengalami peningkatan. Pemerintah kini memperkuat upaya penanganan untuk mencegah kebakaran meluas dan asap semakin mengganggu aktivitas masyarakat. Data terbaru menunjukkan titik panas di Kalbar meningkat dari 98 menjadi 136 titik dibandingkan hari sebelumnya. ( https://rm.id/ ) Kondisi tersebut juga mulai berdampak terhadap kualitas udara. Asap dari karhutla di Kalimantan terpantau menyeberang hingga wilayah Sarawak, Malaysia. Pada 9 Agustus 2026, sejumlah wilayah dilaporkan mengalami kualitas udara dalam kategori tidak sehat bagi kelompok sensitif hingga sangat tidak sehat, sementara Kota Pontianak sempat mencatat nilai AQI 193. ( detiknews ) Untuk mengatasi kondisi tersebut, pemerintah memperkuat Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) di sejumlah wilayah rawan, termasuk Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Oper...